
BOGOR –
Mengaku Sebagai Pendamping Hukum Pengusaha BBM Pertalite ilegal, labrak Polsek Jonggol.
Kejadian Yang sempat menggegerkan Poksek Jonggol Pada Beberapa hari lalu menjadikan Pertanyaan dikalangan masyarakat luas.
Saat itu Adanya Aduan masyarakat (DUMAS) Tentang adanya Mobil Cary berwarna biru tua yang kerap Membeli BBM pertalite dengan jumlah banyak di Setiap SPBU sepanjang jalan Raya cileungsi – Jonggol.
Saat itu mobil tersebut diamankan Oleh beberapa Warga karena adanya aduan masyarakat.seketika itu mobil langsung di giring ke Polsek Jonggol dengan beberapa barang bukti puluhan Drigen berisi BBM pertalite sebanyak 200 liter.
Saat mobil itu diamankan di Polsek Jonggol, dan Di kawal oleh beberapa wartawan untuk dapat ditindak lanjuti sesuai prosedur hukum.
Saat itu Kanit Reskrim Polsek Jonggol (Irfan) yang sedang berpiket pada malam kejadian menerima adanya 1 unit mobil Cary berwarna biru dengan barang bukti berupa 200 liter Pertalite yang ada di dalam Drigen.
Awalnya aduan tersebut di sambut baik okeh Kanit reskrim Polsek Jonggol atas adanya tangkap tangan pemain BBM Pertalite ilegal.
Namun ketika Para wartawan sedang mengobrol oleh kanit reskrim Polsek Jonggol terkait masalah tersebut, Tiba tiba Datang seseorang dengan nada Marah ke dalam ruangan kanit reskrim Polsek jonggol.
Tanpa basa basi orang tersebut langsung Mengeluarkan Nada tinggi di dalam Ruangan kanit reskrim sambil beeteriak “Mana Kunci mobil saya, Siapa yang rampas kunci Mobil Anak buah saya”!! meniru perkataan orang tersebut.
Kami para wartawan yang berada di dalam ruangan kanit reskrim merasa kaget dengan adanya Orang yang mengaku sebagai pendamping hukum Pengusaha BBM ilegal tersebut, datang dan marah di dalam Ruangan kanit reskrim Polsek Jonggol.
Kanit Reskrim Jonggol ynag melihat kejadian tersebut di dalam ruangannya, langsung Menegur dengan keras orang tersebut “Hai bang ini kantor polisi, Saya Kanit Reskrim disini “, ucapnya dengan nada tegas.
Namun teguran Tersebut tidak digubris oleh Orang yang mengaku sebagai Pendamping hukum pengusaha BBM ilegal.
Diketahui orang yang mengaku sebagai Pendamping hukum pengusaha BBM ilegal berinisial (DR) dan Pengusaha nya berinisial (U) dari keterangan Supir pengangkut BBM pertalite ilegal tersebut.
Ketegangan pun kembali terjadi, pada saat (DR) merebut kunci mobil dari ruangan kanit reskrim Jonggol. Kanit reskrim Jonggol yang mengetahui kunci tersebut direbut langsung mengejar (DR) ke halaman parkir Polsek Jonggol.
Saat kanit reskrim mencoba meminta kunci mobil tersebut, DR dan U melakukan perlawanan dan pengancaman terhadap kanit reskrim Polsek jonggol.
Saat itu pengusaha (U) yang berada di dalam mobilnya, mengancam kanit reskrim Jonggol, ” Kalau bapak berani ambil mobil saya, akan saya Bakar Mobil saya di halaman parkir Polsek “dengan nada Marah.
Kanit reskrim yang mengetahui hal tersebut sudah sangat membahayakan, Dengan nada tinggi Mengintrusikan anggotanya ” Wooiiii mana anggota yang lain, Suruh kumpul kesini Semua ” Ujar kanit reskrim.
(DR) yang melihat kejadian tersebut, langsung mendorong kanit reskrim Jonggol dengan kedua tangannya, Sambil Berteriak “akan saya panggil semua Pasukan saya ” Ujar DR kepada kanit reskrim dengan nada tinggi.
Melihat situasi sudah tidak kondusif, akhirnya kanit reskrim mengambil langkah menarik orang orang tersebut ke belakang Polsek Jonggol.
Atas keributan dan kericuhan yang terjadi di dalam area Polsek Jonggol, banyak warga masyarakat di sekitar alun alun Jonggol bertanda tanya ada apakah yang terjadi
Setelah beberapa jam kemudian kanit reskrim Jonggol berhasil meredam amarah DR dan U. Namun sangat disayangkan, Mobil dan barang Bukti Berupa ratusan BBM pertalite berhasil dibawa pergi oleh U dan DR dari dalam area Polsek Jonggol
Sampai Berita ini diterbitkan, Perlu adanya Tindakan tegas dari Polda Jawabarat dan Polres Bogor, terkait Lepas nya 1 buah unit mobil dan barang bukti ratusan liter pertalite. Red (GA)











