
BOGOR – Target News. site
Baru Seumur Jagung, Jembatan kali Cibarengkok sudah Sangat Memperhatinkan bagi Pengguna jalan.
Kondisi memprihatinkan terlihat pada jalan Jembatan Cibarengkok (Klapanunggal – Cikahuripan) yang berlokasi di ruas Kalapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, belum genap satu bulan pasca pengerjaan, permukaan aspal di atas jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan berupa lubang-lubang yang tersebar di badan jalan.
Dari dokumentasi yang dihimpun, tampak jelas aspal mengelupas dan berlubang, bahkan di beberapa titik sudah tergenang air saat hujan.
Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari di jalur penghubung vital antarwilayah tersebut.
Ironisnya, jembatan ini merupakan fasilitas infrastruktur yang baru selesai dibangun/ditingkatkan pada tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam prasasti proyek “Jembatan Bojong Palahlar” milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Namun, kualitas hasil pekerjaan kembali dipertanyakan dan menjadi Sorotan publik karena daya tahan aspal dinilai sangat buruk dan tidak mencerminkan standar pekerjaan jalan yang berkualitas.
Sejumlah warga yang melintas pengguna jalan mengaku kecewa. Mereka menilai pengerjaan dilakukan terkesan asal-asalan dan minim pengawasan, jadi pengerjaan jembatan Cibarengkok tersebut Bisa jadi tidak bertahan lama, Ungkap Sejumlah saat ditemui di lokasi.
“Ini baru sebentar sudah rusak, padahal tiap hari ramai dilewati. Kalau hujan lubangnya tidak kelihatan, rawan kecelakaan,” ujar salah satu pengendara yang melintas Jembatan kali Cibarengkok tersebut.
Kerusakan dini ini memunculkan dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis (spek), mulai dari kualitas material, ketebalan aspal, hingga proses pengerjaan yang tidak maksimal.
Publik pun mendesak Dinas terkait dan pihak pengawas proyek untuk turun langsung ke lapangan, melakukan evaluasi menyeluruh, serta bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera melakukan perbaikan permanen, sekaligus membuka informasi secara transparan terkait anggaran, pelaksana proyek, serta mekanisme pengawasan, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat, Mengingat Anggaran yang digunakan dari anggaran Pemkab Bogor.
Red (Athan).











